
Superliga Junior 2026 Diikuti Delapan Negara
November 4, 2026 ·
Superliga Junior 2026 diadakan di Kudus, Jawa Tengah, dengan 707 pebulutangkis muda dari delapan negara berpartisipasi, bertanding dalam berbagai kategori usia.
Superliga Junior 2026 Diikuti Delapan Negara
Menurut Sport.
Latar belakang
Superliga Junior 2026 melibatkan tim dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, China, dan Taiwan, yang menunjukkan kolaborasi dan persaingan di tingkat junior. Turnamen ini menjadi kesempatan bagi pemain muda untuk berkompetisi di panggung internasional, yang dapat berdampak positif pada perkembangan karier mereka di masa depan. Dengan adanya program seperti ini, Indonesia berpotensi melahirkan bintang-bintang baru di dunia bulutangkis menjelang el mundial 2026.
Mengapa ini penting
Superliga Junior 2026 menjadi platform penting bagi pebulutangkis muda dari delapan negara untuk menunjukkan bakat mereka di level internasional. Dengan total hadiah mencapai Rp 1,4 miliar, turnamen ini tidak hanya memberikan kesempatan untuk meraih prestasi, tetapi juga membantu mengisi kekosongan kompetisi beregu di tingkat junior. Format yang mirip dengan Piala Thomas dan Uber menambah daya tarik dan relevansi turnamen ini dalam kalender bulutangkis global.
Poin Utama
- Superliga Junior 2026 Diikuti Delapan Negara.
- Superliga Junior 2026 diadakan di Kudus, Jawa Tengah, dengan 707 pebulutangkis muda dari delapan negara berpartisipasi, bertanding dalam berbagai kategori usia.
- Superliga Junior 2026 Diikuti Delapan Negara.
Jakarta - Ajang MilkLife Superliga Junior 2026 menjadi sorotan dengan kehadiran 707 pebulutangkis muda yang berasal dari delapan negara. Turnamen bergengsi ini berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, dari tanggal 2 hingga 8 November 2026. Negara-negara yang turut serta dalam kompetisi ini adalah Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, China, Taiwan, Polandia, dan Amerika Serikat.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menjelaskan bahwa penyelenggaraan turnamen beregu ini diharapkan dapat mengisi kekosongan ajang kompetisi beregu di tingkat internasional untuk kategori junior. Superliga Junior 2026 mengusung format pertandingan beregu putra dan putri, mirip dengan Piala Thomas dan Uber. Tahun ini, terdapat empat kategori usia yang dipertandingkan, yaitu U-13, U-15, U-17, dan U-19, baik untuk putra maupun putri, dengan total hadiah mencapai Rp 1,4 miliar.
Turnamen ini juga menerapkan sistem perhitungan poin yang baru dari BWF, yaitu 3x15 rally point system. Direktur Superliga, Achmad Budiharto, menambahkan bahwa meskipun sistem ini baru akan diterapkan secara resmi pada Januari 2027, mereka sudah memutuskan untuk mengujicobanya agar para pemain muda dapat beradaptasi dengan lebih cepat.

Para peserta Superliga Junior 2026 tidak hanya berjuang untuk meraih gelar juara, tetapi juga untuk mendapatkan piala bergengsi. Di kategori U-13, Piala Tontowi Ahmad akan diperebutkan oleh tim putra, sedangkan Piala Liliyana Natsir ditujukan untuk putri. Untuk kategori U-15 putra, 12 klub yang berpartisipasi, termasuk PB Djarum, Jaya Raya, Mutiara Cardinal, dan lainnya, akan bersaing untuk Piala Sigit Budiarto. Sementara itu, di kategori U-15 putri, klub-klub seperti PB Djarum, Taqi Arena, dan Mutiara Cardinal akan berusaha meraih Piala Maria Kristin Yulianti.
Di sektor U-17 putra, Piala Haryanto Arbi akan diperebutkan oleh peserta yang terdiri dari PB Djarum, Pelatprov Jatim, Jaya Raya, dan lainnya. Di kategori U-17 putri, Piala Yuni Kartika menjadi target bagi PB Djarum A, PB Djarum B, dan tim-tim lainnya. Sedangkan untuk kategori U-19, Piala Liem Swie King dan Piala Susy Susanti akan diperebutkan oleh tim dari Indonesia dan negara lain.
Dalam kesempatan ini, Produsen MilkLife, Didiet Fadriana Abdulkadir, menyampaikan harapannya agar para peserta tidak hanya melihat ajang ini sebagai kompetisi untuk meraih gelar, tetapi juga sebagai wahana untuk meningkatkan mental dan kemampuan bertanding yang kelak dapat membawa prestasi di kancah internasional.
Apa yang terjadi selanjutnya
Setelah Superliga Junior 2026, para peserta diharapkan dapat menerapkan pengalaman dan pengetahuan yang didapat untuk meningkatkan performa mereka di turnamen mendatang. Penyelenggara juga berencana untuk terus mengembangkan format dan sistem perhitungan poin yang baru, yang akan resmi diterapkan pada Januari 2027. Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan akan ada lebih banyak ajang kompetisi serupa di masa depan, mendukung perkembangan bulutangkis di Indonesia dan negara-negara peserta lainnya.
Frequently Asked Questions
Apa yang terjadi di Superliga Junior 2026?
Superliga Junior 2026 diikuti oleh 707 pebulutangkis muda dari delapan negara dan berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah, dari tanggal 2 hingga 8 November 2026.
Siapa yang mengkonfirmasi penyelenggaraan turnamen ini?
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, menjelaskan tentang penyelenggaraan turnamen ini.
Mengapa Superliga Junior 2026 diadakan sekarang?
Turnamen ini diadakan untuk mengisi kekosongan ajang kompetisi beregu di tingkat internasional untuk kategori junior.
Apa perubahan yang diterapkan dalam sistem pertandingan?
Turnamen ini menerapkan sistem perhitungan poin baru dari BWF, yaitu 3x15 rally point system, yang akan diuji coba sebelum diterapkan secara resmi pada Januari 2027.
Apa saja kategori yang dipertandingkan di Superliga Junior 2026?
Terdapat empat kategori usia yang dipertandingkan, yaitu U-13, U-15, U-17, dan U-19, baik untuk putra maupun putri.