Bola Indonesia Resmi
BolaINDONESIA
Piala Dunia 2026
GK+
AFC Champions League

Pelatih Maroko, Abde dan Ceuta: "Ini Sebuah Kesalahan

September 18, 2026 ·

Bagikan:

Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, membela Ez Abde setelah pemain tersebut dikritik keras usai mengenakan kaos dukungan untuk Ceuta, menyebut insiden itu sebagai kesalahan.

Pelatih Maroko, Abde dan Ceuta: "Ini Sebuah Kesalahan

Menurut Mundodeportivo.

Latar belakang

Ez Abde, yang saat ini bermain untuk Real Betis, merupakan pemain sayap yang diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi Selección de Marruecos. Sebelumnya, ia mengalami cedera lutut yang menghalanginya tampil di Piala Dunia, dan insiden ini menjadi tantangan tambahan bagi kariernya. Abde diharapkan dapat menunjukkan komitmennya kepada Maroko dalam pertandingan mendatang.

Mengapa ini penting

Insiden yang melibatkan Ez Abde dan kaos dukungan untuk Ceuta telah menimbulkan kontroversi di Maroko, memicu kritik dari media dan penggemar. Pelatih Mohamed Ouahbi membela Abde, menekankan bahwa tindakan tersebut adalah kesalahan yang tidak disengaja. Dukungan Ouahbi penting untuk menjaga kepercayaan diri Abde menjelang kualifikasi Piala Afrika 2027.

Poin Utama

  • Pelatih Maroko, Abde dan Ceuta: "Ini Sebuah Kesalahan.
  • Pelatih Maroko, Mohamed Ouahbi, membela Ez Abde setelah pemain tersebut dikritik keras usai mengenakan kaos dukungan untuk Ceuta, menyebut insiden itu sebagai kesalahan.
  • El seleccionador marroquí, Abde y Ceuta: "Fue un desliz, una torpeza".

Pelatih tim nasional Maroko, Mohamed Ouahbi, mengungkapkan dukungannya kepada Ez Abde, pemain sayap Maroko yang kini membela Real Betis, setelah Abde menghadapi banyak kritik di tanah airnya. Hal ini terjadi setelah Abde tampil dengan mengenakan kaos dukungan untuk Ceuta saat pertandingan melawan Villarreal. Ouahbi menyebut tindakan Abde sebagai "sebuah kesalahan" dan menegaskan bahwa niatnya tidak ada hubungannya dengan politik.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Rabat, Ouahbi menjelaskan, "Abde, hanya saja itu adalah sebuah kesalahan. Dia sudah berbicara tentang hal itu dan telah merilis pernyataan singkat. Ini adalah ketidaksengajaan. Tidak ada yang bisa meragukan cinta dan komitmennya untuk Maroko dan tim nasional."

Pernyataan Ouahbi ini muncul menjelang pengumuman daftar 29 pemain yang akan dipanggil untuk dua pertandingan kualifikasi Piala Afrika 2027 melawan Gabon dan Lesotho. Dia melanjutkan, "Politik memang memengaruhi sepak bola, tetapi saya tidak ingin terlibat dalam hal tersebut. Kita perlu mencari solusi terbaik untuk memberikan bimbingan dan pencegahan. Saya bisa memahami posisi Abde; dia sangat ingin bermain di pertandingan pertamanya sejak Piala Dunia, dan kemudian dia diberikan kaos di ruang ganti… Bagi saya, masalah ini sudah selesai."

Abde sendiri mengalami cedera lutut sebelum Piala Dunia, yang menghalanginya untuk tampil sebagai starter hingga pertandingan melawan Villarreal pada hari Senin lalu. Tindakan Abde yang mengenakan kaos dengan pesan dukungan untuk Ceuta telah memicu gelombang kritik di media dan media sosial di Maroko, terutama setelah ribuan orang melintasi batas kota otonom Spanyol secara ilegal pada akhir Juli lalu, yang menyebabkan krisis migrasi.

Menanggapi kontroversi tersebut, Abde menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tindakannya tidak memiliki "tujuan politik atau penghinaan" terhadap rakyat Maroko. Ouahbi juga mengomentari situasi yang melibatkan Sofyan Amrabat, gelandang Ajax Amsterdam, yang telah mengumumkan bahwa dia tidak akan bermain untuk tim nasional selama Ouahbi tetap menjabat sebagai pelatih.

"Saya memahami kemarahan pemain tersebut karena tidak mudah menerima kedatangan pemain muda dan kenyataan bermain lebih sedikit," ujar Ouahbi. Dia menegaskan bahwa pintu tim selalu terbuka untuk semua pemain, tetapi tidak ada jaminan untuk siapa pun.

Daftar pemain yang dipanggil mencakup:

  • Penjaga Gawang: Yassine Bounou (Al-Hilal, KSA), Munir El Kajoui (Renaissance de Berkane), Ahmed Reda Tagnaouti (FAR Rabat), Alaa Bellaarouch (Dinamo București, ROM).
  • Bek: Noussair Mazraoui (Manchester United, ENG), Anass Salah-Eddine (Panathinaikos, GRE), Marwane Saadane (Al-Fateh, KSA), Nayef Aguerd (Olympique de Marsella, FRA), Redouane Halhal (Venezia, ITA), Issa Diop (Ipswich Town, ENG), Abdelhamid Ait Boudlal (Stade Rennais, FRA), Achraf Hakimi (Paris Saint-Germain, FRA), Zakaria El Ouahdi (Hamburgo, GER), Ali Maamar (Anderlecht, BEL).
  • Gelandang: Ayyoub Bouaddi (Manchester City, ENG), Samir El Mourabet (Racing Club de Estrasburgo, FRA), Neil El Aynaoui (Leipzig, GER), Oussama Targhalline (Feyenoord, NED), Bilal El Khannouss (VfB Stuttgart, GER), Soufiane El-Faouzi (Schalke 04, GER), Azzedine Ounahi (Panathinaikos, GRE), Ismael Saibari (Bayern de Múnich, GER).
  • Penyerang: Abdessamad Ezzalzouli (Real Betis, ESP), Abdellah Ouazane (Ajax, NED), Brahim Diaz (Real Madrid, ESP), Yassine Gessime (Estrasburgo, FRA), Yassir Zabiri (Real Racing Club de Santander, ESP), Soufiane Rahimi (Ain F. C., EAU), Tawfik Bentayeb (Espérance Sportive Troyes, FRA).

Apa yang terjadi selanjutnya

Dengan pengumuman daftar pemain yang akan dipanggil untuk kualifikasi Piala Afrika, Abde diharapkan tetap menjadi bagian dari skuad Maroko. Pertandingan melawan Gabon dan Lesotho akan menjadi kesempatan bagi Abde untuk membuktikan kemampuannya setelah cedera sebelumnya. Pelatih Ouahbi berharap insiden ini tidak memengaruhi performa Abde di lapangan.

Frequently Asked Questions

Apa yang terjadi dengan Ez Abde?

Ez Abde menghadapi kritik setelah mengenakan kaos dukungan untuk Ceuta saat pertandingan melawan Villarreal.

Siapa yang mengonfirmasi bahwa tindakan Abde adalah kesalahan?

Pelatih tim nasional Maroko, Mohamed Ouahbi, mengonfirmasi bahwa tindakan Abde adalah sebuah kesalahan.

Mengapa pernyataan ini disampaikan sekarang?

Pernyataan ini disampaikan menjelang pengumuman daftar pemain untuk dua pertandingan kualifikasi Piala Afrika 2027.

Apa perubahan yang diharapkan setelah kontroversi ini?

Ouahbi berharap untuk mencari solusi terbaik dalam memberikan bimbingan dan pencegahan terkait situasi ini.

Bagaimana reaksi Abde terhadap kritik yang diterimanya?

Abde menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa tindakan tersebut adalah ketidaksengajaan dan tidak ada hubungannya dengan politik.

Berita Terkait

AFC Champions League
Bagikan: