Bola Indonesia Resmi
BolaINDONESIA
GK+
Pelatih Arsenal Mikel Arteta Akui Pemain Gagal 'Menghormati
Piala Dunia Klub

Pelatih Arsenal Mikel Arteta Akui Pemain Gagal 'Menghormati

September 20, 2026 ·

Bagikan:

Arsenal mengalami kekalahan pertama mereka di musim ini, kalah 3-0 dari Brighton, dengan Mikel Arteta mengkritik pemainnya yang tidak menghormati permainan. Tekanan tinggi dari Brighton membuat Arsenal kesulitan, mengakibatkan kekalahan terburuk mereka di Premier League dalam tiga tahun terakhir.

Pelatih Arsenal Mikel Arteta Akui Pemain Gagal 'Menghormati

Menurut Skysports.

Latar belakang

Kekalahan ini menjadi pelajaran berharga bagi Arsenal, terutama dalam hal menghormati permainan dan menghadapi tekanan dari tim lawan. Mikel Arteta akan berusaha untuk mengembalikan fokus timnya dan memastikan bahwa mereka dapat tampil lebih baik dalam pertandingan mendatang di Premier League.

Mengapa ini penting

Kekalahan 3-0 Arsenal dari Brighton merupakan momen penting dalam perjalanan mereka di Premier League musim ini. Ini adalah kekalahan terburuk Arsenal dalam tiga tahun terakhir, yang menunjukkan bahwa mereka masih memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki untuk bersaing di level tertinggi. Dengan tekanan yang meningkat, hasil ini dapat mempengaruhi kepercayaan diri tim dan strategi mereka ke depan.

Poin Utama

  • Pelatih Arsenal Mikel Arteta Akui Pemain Gagal 'Menghormati.
  • Arsenal mengalami kekalahan pertama mereka di musim ini, kalah 3-0 dari Brighton, dengan Mikel Arteta mengkritik pemainnya yang tidak menghormati permainan.
  • Arsenal boss Mikel Arteta accuses players of failing to 'respect the game' as champions suffer first defeat of season to.

Mikel Arteta, pelatih Arsenal, mengungkapkan kekecewaannya setelah timnya mengalami kekalahan 3-0 dari Brighton di Amex Stadium. Dalam pertandingan ini, Arsenal tidak hanya kalah dalam jumlah gol, tetapi juga terlihat kalah secara fisik dan teknis. Gol-gol dari Pascal Gross dan Charalampos Kostoulas membuat Arsenal menelan pil pahit, mengakhiri awal yang menjanjikan di musim ini.

Arteta mengkritik para pemainnya yang dianggap tidak menghormati permainan. "Ini adalah hasil dan performa yang sangat mengecewakan," ungkapnya. "Brighton bermain dengan sangat baik, mereka berada satu tingkat di atas kami dalam hal dasar-dasar permainan. Mereka selalu lebih cepat dalam duel pertama dan bola kedua, dan mereka mulai bermain dari situ. Ketika kami menguasai bola, terutama di area pertahanan kami, kami sangat buruk secara teknis, tidak menghormati permainan dan prinsip-prinsip yang harus diterapkan saat melawan tim yang ingin menekan secara individu."

Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Arteta menambahkan, "Ada banyak momen ketika bola dalam posisi 50-50 dan sebagian besar waktu berpindah ke mereka. Beberapa kesalahan teknis yang terjadi membuka peluang bagi mereka dengan cara yang sangat sulit. Ini adalah pelajaran besar yang harus kami ambil dari permainan ini. Kekalahan ini mengakhiri rangkaian delapan kemenangan berturut-turut di Premier League bagi Arsenal."

Meskipun mengkritik penampilan timnya, Arteta meminta semua pihak untuk tetap tenang menjelang jeda internasional selama tiga minggu ke depan. "Ini tidak akan mengubah apa yang telah dilakukan tim dalam enam atau tujuh minggu terakhir sejak kembali dari Piala Dunia. Dengan 18 pemain yang kembali, apa yang telah kami lakukan, cara kami bersaing, dan jumlah pertandingan yang kami menangkan sangat luar biasa. Namun, ini adalah pelajaran besar bagi kita semua untuk memahami apa yang diperlukan untuk menang di level ini."

Image

Arsenal, yang dikenal sebagai tim yang jarang kalah dalam pertarungan fisik, harus mengakui keunggulan intensitas dari Brighton. Statistik menunjukkan bahwa Brighton berhasil memenangkan penguasaan bola di sepertiga akhir sembilan kali, yang merupakan total tertinggi kedua oleh tim mana pun dalam sebuah pertandingan Premier League musim ini.

Tekanan awal dari Brighton membuat Arsenal kesulitan untuk menemukan ritme permainan mereka. Penandatanganan musim panas, Bruno Guimaraes, tampak kesulitan menghadapi tekanan tersebut dan tim tidak dapat memulihkan keseimbangan mereka. Brighton juga menunjukkan dominasi mereka dari set-piece, mencetak gol ketiga melalui salah satu dari banyak tendangan sudut berbahaya yang mereka dapatkan, membalas dendam atas kekalahan pahit mereka di pertandingan serupa musim lalu.

Pelatih Brighton, Fabian Hurzeler, merasakan performa "istimewa" dari timnya saat Brighton naik ke posisi ketiga, hanya dua poin di belakang Arsenal. Total 16 gol yang dicetak mereka adalah yang tertinggi oleh tim mana pun di Premier League dalam lima pertandingan pertama musim ini sejak Manchester City mencetak 19 gol di awal musim 2022/23. "Mengalahkan juara bertahan dan tim terbaik di Inggris adalah sesuatu yang istimewa. Namun, bukan hanya karena hasilnya yang istimewa, tetapi performa kami. Para pemain menunjukkan kebersamaan dan intensitas yang nyata. Kami sangat sulit untuk dihadapi dan itu karena kami melakukan hal-hal dasar dengan baik. Secara keseluruhan, saya sangat senang dengan performa kami. Saya rasa kami pantas menang. Ini adalah saat yang bisa dinikmati para pemain dan staf karena mereka telah bekerja keras untuk ini, tetapi juga penting untuk memahami mengapa kami meraih kesuksesan ini, karena kami melakukan hal-hal dasar dengan benar dan kami brilian dalam duel.

Kekalahan ini menjadi pelajaran bagi Arsenal untuk lebih menghargai setiap pertandingan yang mereka jalani, terutama saat menghadapi tim yang tidak memberikan ruang untuk bernafas seperti Brighton.

Apa yang terjadi selanjutnya

Setelah jeda internasional, Arsenal diharapkan dapat menganalisis performa mereka dan memperbaiki kesalahan yang terjadi dalam pertandingan melawan Brighton. Mikel Arteta kemungkinan akan fokus pada peningkatan aspek teknis dan fisik tim untuk memastikan bahwa mereka dapat kembali ke jalur kemenangan di Premier League. Dengan delapan kemenangan berturut-turut yang terhenti, Arsenal perlu segera bangkit untuk menjaga harapan mereka dalam perebutan gelar.

Frequently Asked Questions

Apa skor pertandingan Arsenal vs Brighton?

Arsenal kalah 3-0 dari Brighton.

Siapa yang mencetak gol untuk Brighton dalam pertandingan ini?

Gol untuk Brighton dicetak oleh Pascal Gross dan Charalampos Kostoulas.

Bagaimana kekalahan ini mempengaruhi posisi Arsenal di tabel Premier League?

Kekalahan ini mengakhiri rangkaian delapan kemenangan berturut-turut Arsenal di Premier League.

Kapan pertandingan berikutnya Arsenal setelah kekalahan ini?

Arsenal akan memiliki jeda internasional selama tiga minggu ke depan sebelum pertandingan berikutnya.

Apa komentar Mikel Arteta setelah kekalahan dari Brighton?

Mikel Arteta mengkritik pemainnya yang dianggap tidak menghormati permainan dan menyatakan bahwa performa tim sangat mengecewakan.

Berita Terkait

Berita Terkait

Berita Terkait

Piala Dunia Klub
Bagikan: