Bola Indonesia Resmi
BolaINDONESIA
GK+
Media Kroasia Kecam Pelatih Slaven Bilic
Sepak Bola Putri

Media Kroasia Kecam Pelatih Slaven Bilic

October 5, 2026 · Perú

Bagikan:

Media Kroasia menyerang pelatih Slaven Bilic setelah kekalahan telak dari Inggris dalam pertandingan UEFA Nations League. Banyak kritik ditujukan kepada Bilic dan para pemain, dengan harapan perubahan segera terjadi.

Media Kroasia Kecam Pelatih Slaven Bilic

Menurut Vi.

Latar belakang

Sebagai pelatih, Slaven Bilic kini berada di bawah sorotan setelah hasil buruk di UEFA Nations League. Dengan banyaknya kritik yang ditujukan kepadanya, masa depannya sebagai pelatih Kroasia dipertanyakan, terutama menjelang pertandingan-pertandingan penting yang akan datang. Bilic diharapkan dapat menemukan solusi untuk mengembalikan semangat tim dan performa yang lebih baik.

Mengapa ini penting

Kekalahan telak Kroasia dari Inggris dalam UEFA Nations League menimbulkan reaksi keras dari media lokal. Slaven Bilic, yang diharapkan dapat membawa tim kembali ke jalur kemenangan, kini menjadi sasaran kritik tajam, dengan banyak yang merasa bahwa perubahan kepelatihan perlu segera dilakukan. Penampilan buruk ini tidak hanya mempengaruhi reputasi Bilic, tetapi juga masa depan tim nasional Kroasia di pentas internasional.

Poin Utama

  • Media Kroasia Kecam Pelatih Slaven Bilic.
  • Media Kroasia menyerang pelatih Slaven Bilic setelah kekalahan telak dari Inggris dalam pertandingan UEFA Nations League.
  • Kroatische media slijpen de messen: 'Een schande als Bilic niet zelf opstapt'.

Kekalahan telak Kroasia dari Inggris dalam pertandingan UEFA Nations League menyisakan dampak yang dalam bagi dunia sepak bola di negara tersebut. Media-media di Kroasia tidak segan-segan mengkritik pelatih Slaven Bilic yang dinilai gagal membawa timnya berprestasi. Dalam laporan Jutarnji, disebutkan, "Sulit untuk menemukan hal positif dari pertandingan ini. Bilic telah menimbulkan kemarahan para penggemar Kroasia dalam laga yang sangat mengecewakan ini. Anak-anak yang hadir di stadion akan teringat momen menyedihkan ini seumur hidup mereka, dan sangat memalukan jika Bilic tidak mundur sendiri setelah hasil ini."

Dalam opini yang dipublikasikan oleh media yang sama, mereka menganggap kiper Dominik Livakovic, yang kebobolan tujuh gol, sebagai pemain terbaik di tim. "Kami tidak lagi termasuk dalam jajaran elit sepak bola dunia, kami telah menjadi seperti San Marino. Membawa anak-anak ke pertandingan ini adalah kesalahan besar, sebab laga ini seharusnya dihadiri oleh orang dewasa saja. Kami khawatir anak-anak ini akan kehilangan semangat mereka terhadap sepak bola," tulisnya.

Media Germanijak memberikan judul yang tegas, "Ini Bukan Kroasia!" Mereka menyoroti betapa seharusnya malam itu menjadi sebuah kisah sepak bola yang indah dengan suasana cerah dan anak-anak di stadion, tetapi berakhir dalam kekecewaan. Semua pemain mendapat nilai sangat rendah, dengan tim secara keseluruhan dianggap tampil buruk.

Meskipun banyak kritik ditujukan kepada Bilic, beberapa media menyatakan bahwa tidak ada satu pun pihak yang bisa disalahkan secara keseluruhan. "Ini adalah malam yang bencana, dan tidak ada satu pun yang bertanggung jawab secara keseluruhan. Bukan Slaven, bukan pula para pemain. Ini adalah malam terburuk yang pernah ada untuk tim nasional," tulis 24sata.

Image

Bahkan, mereka merasa kasihan kepada anak-anak yang menyaksikan pertandingan tersebut. "Seharusnya lebih baik jika stadion kosong daripada melihat kekalahan seperti ini," imbuh mereka.

Media lainnya juga memberikan penilaian kepada para pemain, termasuk Ivan Perisic yang bermain untuk PSV, yang hanya mendapatkan nilai tiga. "Bukan salahnya jika Kroasia tidak memiliki bek kiri yang sejati, tetapi jelas bahwa pada usia 37 tahun, ia bukan solusi untuk siklus kualifikasi yang akan datang," tulis mereka.

Seorang kolumnis dari Index mempertanyakan keputusan Bilic dengan nada skeptis, "Apa yang terjadi, Bilic? Berita baiknya adalah Livakovic berhasil mencegah skor menjadi 0-13. Tidak ada yang berjalan sesuai rencana untuk Kroasia. Gol-gol yang terjadi biasanya terjadi ketika tim besar melawan tim kecil. Hari ini, kami adalah tim kecil itu. Bilic, dalam pertandingan ketiganya setelah kembali, menciptakan salah satu momen terburuk dalam sejarah tim nasional. Selamat, itu juga bukan prestasi yang kecil."

Kekalahan ini memberikan tantangan besar bagi sepak bola Kroasia ke depan, dan banyak yang berharap akan ada perubahan signifikan untuk mengembalikan kejayaan tim nasional.

Apa yang terjadi selanjutnya

Setelah kritik yang meluas, ada kemungkinan Slaven Bilic akan menghadapi tekanan untuk mundur dari posisinya sebagai pelatih. Dengan performa yang mengecewakan, tim Kroasia perlu melakukan evaluasi menyeluruh untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan mendatang. Dominik Livakovic, meskipun dianggap sebagai pemain terbaik di lapangan, juga harus berusaha untuk memperbaiki pertahanan tim agar tidak mengalami kekalahan serupa di masa depan.

Frequently Asked Questions

Apa yang terjadi dengan tim Kroasia dalam pertandingan UEFA Nations League?

Kroasia mengalami kekalahan telak dari Inggris, yang meninggalkan dampak besar bagi dunia sepak bola di negara tersebut.

Siapa yang mengkritik pelatih Slaven Bilic?

Media-media di Kroasia, termasuk Jutarnji dan Germanijak, mengkritik Slaven Bilic atas kinerja buruk tim.

Mengapa kritik terhadap Bilic muncul sekarang?

Kritik muncul setelah Kroasia mengalami kekalahan yang sangat mengecewakan dalam pertandingan melawan Inggris.

Apa perubahan yang diharapkan setelah hasil buruk ini?

Ada harapan agar Slaven Bilic mundur dari posisinya sebagai pelatih setelah hasil yang dianggap memalukan.

Siapa pemain yang dianggap terbaik dalam pertandingan tersebut?

Kiper Dominik Livakovic dianggap sebagai pemain terbaik di tim meskipun kebobolan tujuh gol.

Berita Terkait

Sepak Bola Putri
Bagikan: