
Lionel Messi Hampiri Spanyol, Namun Dipanggil Timnas
October 6, 2026 ·
Pada April 2004, José Pekerman berhasil mengundang Lionel Messi ke tim nasional Argentina, menghalangi langkahnya untuk bergabung dengan tim nasional Spanyol.
Lionel Messi Hampiri Spanyol, Namun Dipanggil Timnas
Menurut Varzesh3.
Latar belakang
Lionel Messi, yang saat itu masih remaja, dianggap sebagai bakat yang belum dikenal luas. José Pekerman, pelatih tim nasional Argentina, berperan penting dalam memastikan Messi tetap bersama Argentina, menghindari ancaman dari Spanyol yang ingin memanggilnya. Keputusan ini menjadi fondasi bagi karier Messi yang cemerlang, baik di level klub bersama Barcelona maupun di tim nasional Argentina.
Mengapa ini penting
Keputusan José Pekerman untuk memanggil Lionel Messi ke tim nasional Argentina pada tahun 2004 menjadi titik balik dalam kariernya. Langkah ini tidak hanya menyelamatkan Messi dari kemungkinan bergabung dengan tim nasional Spanyol, tetapi juga membuka jalan bagi salah satu karier sepak bola terhebat dalam sejarah. Messi kemudian menjadi ikon sepak bola Argentina dan dunia, mengukir prestasi yang luar biasa bersama timnas dan Barcelona.
Poin Utama
- Lionel Messi Hampiri Spanyol, Namun Dipanggil Timnas.
- Pada April 2004, José Pekerman berhasil mengundang Lionel Messi ke tim nasional Argentina, menghalangi langkahnya untuk bergabung dengan tim nasional Spanyol.
- لئونل مِچی! نزدیک بود مسی تقدیم اسپانیا شود | ورزش سه.
Pada April 2004, José Pekerman, pelatih tim nasional Argentina, mengambil keputusan penting yang mengubah arah karier Lionel Messi. Dengan kegigihan dan visi yang tajam, Pekerman berhasil meyakinkan Federasi Sepak Bola Argentina untuk mengirimkan surat kepada Barcelona, meminta izin untuk memanggil Messi ke tim nasional U-20 Argentina. Ini adalah langkah krusial, karena saat itu Messi masih dianggap sebagai pemain muda yang belum dikenal luas.
Pada waktu itu, Messi adalah seorang remaja yang hampir tidak dikenal, hanya ayahnya, Jorge, dan beberapa pelatih di Barcelona yang mengetahui bakat yang dimilikinya. Pekerman yang saat itu menjabat sebagai direktur olahraga di Leganés, melakukan pengamatan langsung terhadap permainan Messi. Ia merasa ada ancaman serius dari Spanyol, yang berpotensi mengundang Messi ke tim nasional U-20 mereka. Dengan aturan FIFA yang ketat, jika Messi bermain untuk satu negara, ia tidak akan bisa berpindah ke negara lain di masa depan.
Menyadari pentingnya menjaga Messi di Argentina, Pekerman meminta pelatih tim U-20, Hugo Tocalli, untuk segera mengatur pertandingan persahabatan dengan wasit internasional. Tujuannya adalah untuk mengirimkan formulir pertandingan ke FIFA, sehingga Spanyol tidak dapat mengundang Messi sebelum Argentina melakukannya. Tocalli menerima permintaan tersebut dan meminta Pekerman untuk meyakinkan Julio Grondona, presiden saat itu dari Federasi Sepak Bola Argentina.

Grondona akhirnya menjadwalkan dua pertandingan persahabatan melawan Paraguay, satu di Asunción dan satu lagi di Buenos Aires. Momen ini mirip dengan awal karier Diego Maradona, di mana kedua bintang sepak bola ini mengalami kesalahan penulisan nama di dokumen resmi. Sementara federasi mencatat nama Messi sebagai 'Léonel Mêchi', surat kabar Clarín sebelumnya juga pernah menyebut nama Maradona dengan ejaan yang salah.
Barcelona akhirnya memberikan izin, dan Messi bergabung dengan tim nasional Argentina pada 25 Juni 2004, sehari setelah ia merayakan ulang tahunnya yang ke-17. Pada laga melawan Paraguay yang berlangsung pada 29 Juni, Argentina meraih kemenangan telak 8-0. Messi masuk sebagai pemain pengganti dan berhasil mencetak gol ketujuh serta memberikan assist untuk gol kelima.
Pekerman kemudian membawa Messi ke Kejuaraan U-20 Amerika Selatan di Kolombia pada tahun 2005, di mana ia menunjukkan kemampuan luar biasa. Pada Piala Dunia di Belanda pada bulan Juni tahun yang sama, Messi meraih gelar juara dunia pertamanya di usia 18 tahun. Tidak lama setelah itu, pada 17 Agustus, Messi kembali tampil untuk tim senior Argentina di Budapest, di mana ia bermain dalam pertandingan persahabatan melawan Hongaria.
Apa yang terjadi selanjutnya
Dengan Messi yang telah menjadi bagian integral dari Selección de Argentina, harapan untuk meraih kesuksesan di turnamen internasional semakin tinggi. Pekerman, yang memiliki visi jauh ke depan, menunjukkan betapa pentingnya menjaga talenta muda seperti Messi di Argentina. Keputusan ini juga mengingatkan kita akan pentingnya pengembangan pemain muda dan dukungan dari federasi sepak bola dalam membentuk masa depan tim nasional.
Frequently Asked Questions
Apa yang terjadi dengan Lionel Messi pada April 2004?
Pada April 2004, José Pekerman, pelatih tim nasional Argentina, berhasil meyakinkan Federasi Sepak Bola Argentina untuk memanggil Lionel Messi ke tim nasional U-20 Argentina.
Siapa yang mengonfirmasi pemanggilan Messi ke timnas Argentina?
José Pekerman yang mengonfirmasi pemanggilan Lionel Messi ke timnas U-20 Argentina.
Mengapa pemanggilan Messi ke timnas Argentina dilakukan saat itu?
Pemanggilan Messi dilakukan untuk mencegah Spanyol mengundangnya ke tim nasional U-20 mereka, karena jika Messi bermain untuk satu negara, ia tidak bisa berpindah ke negara lain di masa depan.
Apa perubahan yang dilakukan untuk memastikan Messi tetap di Argentina?
José Pekerman meminta pelatih tim U-20, Hugo Tocalli, untuk mengatur pertandingan persahabatan agar Argentina dapat mengirimkan formulir pertandingan ke FIFA sebelum Spanyol.
Apa yang dilakukan Julio Grondona terkait pemanggilan Messi?
Julio Grondona, presiden Federasi Sepak Bola Argentina saat itu, menjadwalkan dua pertandingan persahabatan melawan Paraguay untuk memastikan Messi dapat dipanggil.