Bola Indonesia Resmi
BolaINDONESIA
GK+
David Lasaracina: "Dari Agen ke Direktur, Kehidupan Baruku.
Sepak Bola Putri

David Lasaracina: "Dari Agen ke Direktur, Kehidupan Baruku.

September 29, 2026 · PerúItalia

Bagikan:

David Lasaracina, mantan agen kini direktur Francs Borains, membahas peralihan kariernya dan pentingnya melakukan pembaruan dalam sepak bola Italia.

David Lasaracina: "Dari Agen ke Direktur, Kehidupan Baruku.

Menurut Tuttomercatoweb.

Latar belakang

David Lasaracina, yang kini menjabat sebagai direktur Francs Borains, memiliki latar belakang sebagai agen yang sukses. Ia dikenal karena kemampuannya dalam mengidentifikasi dan mengembangkan bakat, seperti Massolin, yang kini menjadi perhatian di liga Italia setelah tampil mengesankan di Belgia. Dengan peran barunya, Lasaracina berusaha untuk membawa perubahan positif dalam struktur dan strategi klub, sejalan dengan kebutuhan sepak bola Italia untuk beradaptasi dan berkembang.

Mengapa ini penting

Peralihan David Lasaracina dari agen ke direktur di Francs Borains menandai perubahan penting dalam kariernya dan memberikan wawasan tentang tantangan yang dihadapi sepak bola Italia. Lasaracina menyoroti perlunya inovasi dan keberanian dalam pengembangan pemain, terutama dalam konteks persaingan dengan negara-negara seperti Belgia yang lebih maju dalam hal pembinaan pemain. Dengan pengalaman yang dimilikinya, ia diharapkan dapat membawa Francs Borains ke level yang lebih tinggi.

Poin Utama

  • David Lasaracina: "Dari Agen ke Direktur, Kehidupan Baruku.
  • David Lasaracina, mantan agen kini direktur Francs Borains, membahas peralihan kariernya dan pentingnya melakukan pembaruan dalam sepak bola Italia.
  • David Lasaracina: "Da agente a direttore, la mia nuova vita. Massolin qualità da top. Italia, serve più coraggio. I nuov.

David Lasaracina, yang sebelumnya dikenal sebagai seorang agen, kini menjalani peran barunya sebagai direktur di klub Belgia, Francs Borains. Dalam perbincangan eksklusifnya, Lasaracina mencurahkan isi hatinya mengenai transisi kariernya yang signifikan dan pandangannya tentang kondisi sepak bola Italia saat ini.

"Ini adalah perubahan hidup yang besar, tetapi saya tetap memiliki semangat untuk menang," kata Lasaracina ketika ditanya tentang peralihannya dari dunia agen ke manajemen klub. Selama enam tahun sebagai konsultan, ia berhasil membawa Francs Borains meraih banyak prestasi, termasuk promosi ke divisi yang lebih tinggi.

"Saya bisa mengatakan bahwa pengalaman saya berkontribusi pada lompatan kategori klub. Namun, dalam sepak bola selalu ada rasa cemburu, sehingga saya harus berhenti menjadi agen dan beralih menjadi direktur," tambahnya.

Image

Salah satu pemain yang menjadi perhatian Lasaracina adalah Massolin, yang telah berkembang pesat di klubnya. "Massolin adalah pemain dengan kualitas luar biasa. Dia dibeli oleh Inter Milan, dan saya percaya itu adalah keputusan yang tepat. Ia memiliki potensi yang sangat besar dan telah menunjukkan kemampuannya sebagai gelandang kedua, sebelum akhirnya dia pindah ke Modena dan tampil dengan sangat baik. Tingginya 1,97 meter dan tekniknya sangat mengesankan. Namun, penting untuk menemukan posisi yang tepat untuknya. Jika ditanya antara dia dan Maldini, saya lebih memilih Massolin," ungkap Lasaracina.

Sementara itu, Lasaracina juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi tim nasional Italia, yang baru saja kalah dari Belgia. "Dalam hal pengembangan, Belgia berada dua dekade lebih maju dibandingkan Italia. Para pemain Belgia bermain di klub-klub top dunia, sedangkan Italia hanya memiliki Tonali di Tottenham yang saat ini berada di posisi terbawah klasemen. Italia harus kembali menemukan identitasnya. Sejak ada yang mencoba mengubah sepak bola Italia, banyak kekacauan yang terjadi. Kurangnya keberanian di tingkat manajerial menjadi masalah yang harus diatasi," jelasnya.

Ia juga mengomentari pelatih Roberto Mancini, "Sulit untuk menilai Mancini saat ini. Setelah beberapa minggu bekerja dan melihat kekacauan sebelumnya, bagaimana kita bisa memberi penilaian? Beberapa pertandingan ke depan akan memberikan gambaran yang lebih jelas. Masalahnya bukan Mancini, tetapi pemilihan pemain yang sudah tidak layak lagi bermain untuk tim nasional, meski mereka pernah menjadi juara Eropa. Ada kebutuhan untuk pembaruan."

Lasaracina menambahkan bahwa di klubnya, mereka memiliki banyak talenta muda yang menjanjikan. "Kami memiliki pemain-pemain muda yang berbakat. Salah satunya adalah Monticelli. Kami memiliki akademi yang baik. Namun, secara keseluruhan, liga ini menyuguhkan banyak nilai baik dalam sepak bola," tutupnya.

Apa yang terjadi selanjutnya

Ke depannya, Lasaracina diharapkan dapat memanfaatkan pengalamannya untuk mengembangkan bakat-bakat muda di Francs Borains dan mungkin menjalin kerja sama dengan klub-klub di Italia, termasuk Inter Milan. Fokusnya pada Massolin, yang kini bermain untuk Modena setelah sebelumnya dibeli oleh Inter, menunjukkan bahwa ia akan terus memantau perkembangan pemain-pemain berbakat. Lasaracina juga mungkin akan terlibat dalam upaya untuk meningkatkan kualitas sepak bola di Italia melalui pendekatan yang lebih berani.

Frequently Asked Questions

Apa yang terjadi dengan David Lasaracina?

David Lasaracina, yang sebelumnya seorang agen, kini menjabat sebagai direktur di klub Belgia, Francs Borains.

Siapa yang mengonfirmasi peralihan karier David Lasaracina?

David Lasaracina sendiri mengonfirmasi peralihannya dari agen ke direktur dalam perbincangan eksklusif.

Mengapa David Lasaracina beralih dari agen ke direktur?

Lasaracina merasa harus berhenti menjadi agen dan beralih menjadi direktur karena adanya rasa cemburu dalam sepak bola.

Apa perubahan yang terjadi di klub Francs Borains selama masa David Lasaracina?

Selama enam tahun sebagai konsultan, Lasaracina berhasil membawa Francs Borains meraih banyak prestasi, termasuk promosi ke divisi yang lebih tinggi.

Apa pandangan David Lasaracina tentang sepak bola Italia saat ini?

Lasaracina mengungkapkan keprihatinannya terhadap situasi tim nasional Italia, terutama setelah kekalahan dari Belgia.

Berita Terkait

Sepak Bola Putri
Bagikan:
David Lasaracina: "Dari Agen ke Direktur, Kehidupan…